Teliti HAM, Alumnus Unair Lulus Cum Laude dari Kampus Tertua di Belanda

JAKARTA – Alumni Fakultas Hukum Universitas Airlanga (FH Unair) Anita Akila Butri berhasil lulus dari Universitas Utrecht (Kum Lot), salah satu kampus tertua di Belanda.

Menulis tesis tentang hak asasi manusia

Anita mengambil proyek penelitian hukum untuk studi pascasarjananya. Dia memilihnya tanpa alasan. Menurutnya, melalui penelitian ia bisa melihat berbagai permasalahan dan permasalahan sosial secara lebih luas melalui kacamata hukum. Termasuk, ia bisa fokus pada isu-isu yang menjadi fokusnya melalui penelitian hukum.

Sejak S1, Anita fokus pada isu HAM. Ia kemudian memusatkan perhatiannya pada penelitian tesis selama studi pascasarjana.

Baca Juga: Mahasiswa Psikologi Ini Lulus dari Undip dengan Predikat Cum Laude dengan IPK 3,83

“Biasanya program yang saya ambil adalah penelitian hukum. Di tahun kedua saya bisa mengambil spesialisasi di bidang HAM karena saya tertarik di sana. Saya ambil karena bisa terhubung dengan masyarakat. Dari sini, HAM bisa dieksplorasi lebih jauh,” ujarnya, seperti dikutip dari situs Unair, Jumat (29/12/2023).

Keputusan Anita menulis tesis tentang hak asasi manusia sudah lama menjadi kekhawatirannya dan dinilai tepat. Pasalnya, ia mampu mendapat predikat cumlaude dengan tesisnya yang mendapat nilai tertinggi.

Selain itu, berkat komitmennya terhadap hak asasi manusia, ia mendapat kesempatan menjadi pegawai tetap di sebuah LSM (lembaga swadaya masyarakat) di bidang hak asasi manusia di Belanda.

Sejak menempuh pendidikan S1, Anita tergolong mahasiswa yang aktif secara akademis dan non-akademik. Misalnya saja pada tahun 2019 lalu, Anita berkesempatan mengikuti program pertukaran pelajar di Universitas Leiden Belanda.

“Kebetulan pada tahun 2019 ini saya berkesempatan mengikuti pertukaran semester di Leiden, Belanda,” ujarnya.

Baca Juga: 4 Perbedaan Derajat Cumlaut, Magna Cumlaut, Summa Cumlaut dan Maxima Cumlaut

Pengalaman mengikuti pertukaran pelajar menjadi insentif untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Selain itu, ia juga merasakan budaya dan sistem pendidikan yang berbeda bahkan dalam satu semester.

“Jadi saya kurang lebih sudah mengetahui pengalaman belajar di luar negeri, dan saya sangat menikmatinya. Setelah itu, saya pun mencari informasi bagaimana cara belajar di sana.

Dapatkan beasiswa

Pengalaman, cita-cita dan keinginan memanfaatkan peluang saat ini mengantarkan Anita berhasil meraih beasiswa ke Universitas Utrecht. Setelah lulus dari FH UNAIR pada tahun 2021, ia mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya untuk mewujudkan keinginannya melanjutkan studi pascasarjana.

Baca Juga: Lulus Suma Kumlad dengan IPK 4, Athena Hastomo Lulus Gelar Magister di Usia 22 Tahun

“Jadi saya mengajukan beasiswa ini setelah saya lulus pada tahun 2021. “Pertama saya magang, lalu saya mencari informasi, dan ketika saya melamar, Alhamdulillah saya langsung diterima,” ujarnya.

Anita menerima Utrecht Excellence Scholarship (UES) – Law, Economics, Governance International Talent Scholarship. UES merupakan beasiswa langsung dari Utrecht University yang menawarkan kesempatan kepada calon mahasiswa berbakat.

Sebelumnya, Anita harus bersaing dengan calon mahasiswa lain dari berbagai negara agar berhasil lolos.

Tinggalkan komentar