Asesmen Madrasah Gantikan UAMBN & UN Mulai Maret 2024, Catat Jadwalnya

DENPASAR – Kementerian Agama akan menyelenggarakan kembali Asesmen Madrasah, yaitu penilaian akhir siswa pada tahun terakhir Madrasah.

Tujuan penilaian madrasah adalah untuk menilai prestasi akademik peserta didik sesuai standar kompetensi yang ditetapkan lulusan. Penilaian ini menggantikan Ujian Standar Nasional Matrikulasi Madrasah (UAMBN) dan Ujian Nasional (UNM).

Menurut Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Sidiq Sisdianto, pelaksanaan penilaian Madrasah diatur berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 901 Tahun 2023 tentang Prosedur Standar Kegiatan Pendidikan Madrasah.

Siddique menjelaskan evaluasi Madrasah mempunyai tiga fungsi utama. Pertama, alat untuk mengukur prestasi akademik siswa. Kedua, saran untuk memperbaiki proses pembelajaran di madrasah. Ketiga, salah satu syarat untuk menentukan persetujuan siswa.

Pada rapat koordinasi penilaian Madrasah yang dilaksanakan di Denpasar pada Senin, 19 Februari 2024, Siddique menjelaskan, penilaian tingkat Madrasah Aliya atau Magister akan dilakukan pada tanggal 4 hingga 30 Maret 2024.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para Kepala Dinas Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah di bawah Kementerian Agama daerah seluruh Indonesia. Komang Sri Markheni, Kepala Kementerian Agama Bali, hadir dalam acara pembukaan tersebut.

“Untuk tingkat Madrasah Tsanawiah atau MT penilaiannya dilaksanakan pada tanggal 22 April sampai dengan 11 Mei 2024. Untuk tingkat Ibtidayah atau MI dilaksanakan pada tanggal 29 sampai dengan tanggal 5 April 2024. Penilaiannya antara tanggal 18 setiap bulannya,” tuturnya. . lanjutan.

Siddique menjelaskan, penilaian Madrasah dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti tes tertulis, praktik, portofolio, dan penugasan.

Format soal penilaian tertulis dapat bermacam-macam, mulai dari pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, benar-salah, setuju-tidak setuju, menjodohkan, mengisi titik-titik, tafsir, dan lain-lain.

“Persiapan pelaksanaan evaluasi madrasah dilakukan oleh masing-masing penyelenggara madrasah, mulai dari menyiapkan kertas soal, menyusun soal dan menggandakan soal,” kata Siddique.

“Dalam hal ini penyelenggara madrasah dapat melakukan evaluasi madrasah dengan menggunakan Evaluasi Madrasah Berbasis Komputer (AMBK), Evaluasi Madrasah Berbasis Kertas (AMK) atau format lainnya,” imbuhnya.

Saya berharap semua pihak yang terkait memberikan perhatian bersama terhadap penilaian Madrasah Siddique. Kementerian Agama selaku ketua tim Kurikulum dan Kesiswaan diminta memberikan informasi terkini mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) Penilaian Madrasah.

Kemenag juga diharapkan menginformasikan kepada Wakil Direktur Kurikulum dan Evaluasi Kantor Madrasah KSKK mengenai perkembangan pelaksanaannya.

“Saya ingin terus berkoordinasi dengan semua pihak. Jika terdapat permasalahan teknis dalam pelaksanaan penilaian sekolah, dapat segera dicarikan solusinya. “Proses peninjauan juga harus dilakukan,” kata Siddique.

“Seluruh madrasah hendaknya memahami standar operasional prosedur dan menggunakannya sebagai acuan dan pedoman dalam melakukan evaluasi madrasah,” ujarnya. Usai bertemu dengan Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan China, Prabowo meninjau program makan siang di sekolah-sekolah Beijing. Prabowo Subianto, Presiden terpilih 2024-2029, menyempatkan diri mengunjungi Sekolah No. 1 di Beijing. Pada tanggal 2 April, Sekolah Menengah No. 2, Distrik Dongcheng, Beijing, Cina. pemainku.com.co.id 3 April 2024

Tinggalkan komentar